Huh! Seandainya..

Maafkan gambar yang tidak sesuai dengan cerita ini..

Seandainya dulu aku menerima tawaran orang tuaku untuk masuk pesantren setamatnya SD. mungkin aku akan lebih bahagia sekarang, aku punya hafalan yang banyak.

Seandainya dulu mereka memaksaku untuk tetap masuk kepesantren yang dipadang panjang itu, dan sekali lagi aku adalah orang yang pasti sangat beruntung sekali..

Tapi dikala itu, bagiku pesantren terlalu identik dengan bahasa Arab dan itu adalah bahasa yang paling membuatku bosan,aku tidak suka..

Sekarang aku sadar sesadar sadarnya..

Jiwa tanpa al qur’an itu hampa sekali..

Rabbi, aku tidak ingin jauh darinya. Mampukan aku, mudahkan aku, dan istiqomahkan dalam menghafalnya..

Jangan biarkan dunia membuatku lalai dan mengacuhkannnya. Aku tidak mau, aku tidak sudi. Dan aku akan sangat membenci diriku sendiri jika hal itu terjadi 😒

Iklan

Kita perlu merasa bersalah pada Allah

Kita perlu merasa bersalah pada Allah..

Iya, karna dosa yang setelah dimintakan ampun diulangi kembali. Karna kufur akan nikmat yang selalu melangit, atas rasa serba kekurangan yang tak pernah habis, atas keridhoan manusia yang selalu menjadi prioritas, karna Allah yang dinomor dua kan atau dinomor tigakan atau bahkan tidak tau ditempatkan dimana.

Iya, merasa bersalah karna tak mampu totalitas dalam beribadah, dikode allah untuk sholat tahajjud malah tidur lagi. Sadar ngga sih kita kalau Allah sedih karna kita tolak panggilannya. Sementara nikmatnya tak pernah putus disetiap detik kehidupan kita.

Kita terlalu berbangga diri teman, atau coba periksa hati kita sebenarnya kah dia percaya akan hari kemudian? Benarkah ia percaya bahwa perjumpaan dengan Allah itu benar adanya? Benar benar percayakah bahwa hari perhitungan dan pembalasan itu benar benar ada?

Atau selama ini ia hanya berpura pura percaya? Coba tanya lagi kenapa ia masih lalai dalam beribadah? Setelah sekian banyak nikmat yang kita dapat.

Teman, agaknya kita terlalu mengagungkan kebaikan manusia. Padahal kebaikan ataupun keburukan yang terjadi tidak lain adalah karena Allah.

Mari mulai berbenah, mari mendekat kepada yang Maha Dekat.

2 hari berjalan bersama

Semoga yang diceritakan tidak membaca cerita ini πŸ˜…

Judul nampak agak lebay ya gaes πŸ˜‚ tapi emang iya sih 2 hari ini kami (kami?, pede mah πŸ˜†) jalan bersama.

Seperti biasa jalan bersama beliau selalu memberi pengalaman dan pembelajaran baru terutama hari ini. 😊

Ice cream di nongky nongky. Alhamdulillah gratis πŸ˜‚ ya ampun πŸ™ˆ sebenarnya bukan masalah gratisnya sih gaes tapi tentang menepati janjinya. Patut dicontoh. Tiba tiba aku ingat hutangku juga gaes sama beliau (kupu kupu dan telur kecap 😊 )

Abis itu ceritanya dipantai gaes, menikmati senja, kali ini senjanya spesial gaes, karna aku ngga sendiri menikmatinya. Biasanya aku sendiri 😁

Dan yang paling seneng itu naik ayunannya 😍😍😍 aku suka ayunan apalagi gratis πŸ˜† (heheh jujur amat neng) maksudku apalagi di tepi pantai πŸ™ˆ *pintar ngeles

Dan sore ini gaes..

Perjalanan kami kepasar. Rencananya mau beli hadiah ulang tahun. Tapi karna ngga ada yang pas (terutama dikantong) πŸ˜†πŸ˜†. Ah ngga gitu juga, sebenarnya aku ngga ngerti aja kesukaan ibuku yang seperti apa. Terakhir aku belikan hadiah beliau bilang serba kegedean 😐

Tapi itu tidak menyurutkan langkahku maa, tetap akan kubelikan hadiah. Tapi kayaknya aku harus nabung ekstra dulu biar yang dibelikan berkualitas dan ama sukaπŸ€“πŸ€“

But one point..

Kakak, aku dapat satu hal berharga sekali hari ini. Bakti pada orang tua 😍 kakak mengajarkanku untuk segan minta uang terus, dan setelah aku ingat ingat aku dzolim kak. Ketika di telfon yang selalu terlintas diingatanku adalah “uang habis uang habis” πŸ˜‘πŸ˜‘

Beda banget aku sama kakak..

Rasa bersalah karna telah menghabiskan banyak uang ama kakak. Padahal dalam presepsiku saat ini adalah kewajiban orang tua membiayai anaknya dan memenuhi kebutuhannya. 😞😞

Ayi benar benar sudah dzolim kak..

Dan terimakasih atas pembelajaran hari ini..

Insyaallah akan ayi kurangi minta uangnya. Dan berusaha hemat πŸ€“

Kakak, dont really over thinking…

Semoga balasannya surga 😍

Terjatuh malam itu..

Oke gaes..

Jadi ceritanya malam sehabis mendekorasi suatu tempat acara untuk seminar gw jalan pulang bareng teman teman dan kakak yang lain.

Karna kami jalannya terpisah akhirnya gw nyebrang jalan sendiri (heheh, ini hal paling horor yang pernah ada gaes) setelah sampai diseberang ngga sengaja gw jatuh gaes πŸ˜‚ tau ngga gw jatuh kenapa? Karna gw lemes kalau harus nyeberang jalan sendiri πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Iya gaes, kalian boleh menertawakan gw. Dan perihal jatuh terjatuh itu bukan hal yang baru lagi buat gw gaes. Sudah sering dan sangat sering. Bedanya kali ini gw jatuh ditempat yang rame. Heheh.. Malu euyy

Tidak hanya menyebabakan luka, tapi juga bengkak di lutut gw gaes 😭

Padahal gw jatuhnya udah 2 minggu yang lalu. Tapi sakitnya malah bertambah setiap hari 😭

Bengkak dibagian lutut gw itu makin bertambah besarnya gaes, sakit tiap kali diurut, apalagi dibawa sujud 😭😭😭😭 gw pengen pulang gaes. Gw ngga sanggup naik tangga, lutut gw sakit.

Lo ngga tau sih gaes gimana rasanya. Apalagi waktu sujud dan bangkit dari sujud, itu sakit banget 😭😭 amaa

*yaudah lah gaes. Maafkan ke alayan ku. Tapi emang sakit bgt gaes.

*terimakasih sudah menghabiskan waktu berhargamu sekitar 1 menit untuk membaca curhatanku ini 😁

Teruntuk ustadzah

Pagi ini, setoran hafalanku untuk yang terakhir kali.

Dzah, aku melihat matamu berkaca dan memerah saat deraian air mataku jatuh seiring murajaah hafalanku.

Ustadzah pandai mengahadirkan rasa nyaman, ustadzah pandai memperlakukan aku yang masih minim hafalan. Dan Ustadzah yang selalu menunggu hafalan baruku.

Nasehatmu pagi ini mengantar kepergianku dzah..

” kakak, walaupun kakak berhenti disini, tapi hafalan kakak tetap lanjut ya. Ustadzah yakin dan percaya kakak mampu. Kakak hanya perlu tempat yang kondusif untuk menghafal. Penghafal al quran itu adalah keluarga Allah. Bibirnya selalu basah dengan ayat ayat Allah. Jangan pernah tinggalkan muraja’ah, karna sekali kakak tinggalkan, maka berhenti lah status kakak sebagai seorang penghafal. Kak, ustadzah senang mendengar kakak mengaji. Ustadzah suka kakak yang terbata bata dalam menghafal. Alhamdulillah sudah dua surat bertambah hafalan kakak. Besok dilain kesempatan kakak datang lagi ya, boleh ustadzah minta no kakak? ”

😭😭

Aku benar benar rindu dzah. Aku sudah jatuh cinta pada ustadzah..

Aku akan kembali lagi dzah, aku akan kembali

Aku ingin jadi hafidzoh

Oke gaess…

Kayaknya malam ini tingkat kebaperan gw tinggi. Ini terjadi karna beberapa faktor kali yak, karna sudah banyak yang pulang kampung, karna hari ini hari ibu, dan karena karena lainnya.. πŸ˜…

*malah gw nulis ini sambil nangis lagi hiks ~~ maafkan aku ya gaes

Kenapa gw pengen jadi hafidzoh?

Selain mengejar cintanya Allah agar bisa jadi keluarga Allah didunia, karna gw pernah baca para penghafal qur’an itu adalah keluarga Allah dimuka bumi.

Itu ngena banget gaes, trus kalau mereka para penghafal qur’an itu keluarga Allah, lah berarti gw ngga keluaraga Allah donk, kalau ngga ngafal qur’an ?

Akhirnya dari sana muncul ide, untuk melanjutkan hafalan yang telah tertunda satu semester ini. Doa in gw ya gaes… 😊

Selain itu alasan lain gw pengen jadi hafidzoh adalah , kayak jawaban nussa. Gw juga pengen ngajak orang orang yang gw sayang ke syurga sama sama (😭😭😭 makin mewek deh gw)

Pengen ngajak ibu, ayah, kakak, adik, abang, teman teman, kakak yang dipadang, murabbi, guru guru, dan Semuanya, ajakin mereka ke syurga bareng.😭😭 kan sedih kalau ada yang dineraka😭😭

Nasib gw juga entah gimana gaes, ntah besok gw yang masuk neraka 😭 ngga jadi donk gw tetanggaan sama rasulullah 😭

Gaes, ingatin gw ya.. Kalau iman gw nampak lagi menurun, tolong bilangin kalau gw punya cita cita buat ngeliat wajah Allah dan Rasulullah, gw pengen tetanggaan sama Rasulullah😭

*ah, nanti mata gw sembab gaes, πŸ˜₯

Siapa yang jatuh cinta?

Ini masih cerita tentang orang tua gue gaess…Β 

2 tahun yang lalu ibu bercerita tentang kisah cinta beliau dengan ayah..Β 

Yupz… Ibu emang suka cerita, terlebih setelah gue beranjak dewasa kayak begini (eaak)Β 

Jadi dulu ceritanya gini..Β 

Bapaknya ibu alias kakek gue, terkenal memiliki sapi dan kerbau yang banyak, sawah yang luas, kebun pun luas, ternak itik dan ayam, mesin untuk menggiling padi,dll. (Alhamdulillah)Β  bukan maksud gw sombong yak.. Itu dulu zaman behaula, sekarang kakek sudah almarhum, semoga Allah ampuni dosa beliau.Β 

Nah.. Terbersit lah niat dari emaknya ayah alias nenek gue untuk menjodohkan ayah dan ibu, dengan iming iming hidup pasti terjamin karena kebun dan sawah luas sudah ada, tak usah capek capekΒ  lagi (pemikiran yang bagus nekk heheh). Ibu punya 4 saudara lainnya, ibu adalah anak ke 4 dari 5 bersaudara. Sedangkan ayah adalah anak pertamaΒ  dari 6 bersaudara. Katanya diantara saudara ayah yang lain, ayah paling guanteng,paling puinter, (hiks)Β 

awalnya ayah ngga mau di jodohkan sama ibu, ayah ngerasa ganteng banget kala itu, kata ibu banyak cewe cewe yang pengen pacaran dan nikah sama ayah, tapi ditolak sama nenek. Nenek srekkk nya sama ibu aja (masyaallah, pesona ibu gw)Β 

Akhirnya, suatu malam ada acara nonton layar tancap dikampung kala itu. Ibu pergi nih sama genk beliau (hehe) nonton paling depan, karna pemainnya itu ganteng banget, disukai sama ibu n genk.Β 

Eitsss… Ternyata ayah juga datang kesana, ayah duduk dekat soundsystem sambil sesekali melirik kearah ibu (huss ayah, zina mata)Β 

Ternyata, di tengah acara ada pemain layar tancap ini, yang diidolakan ibu n genk malah deketin ibu sambil cerita cerita.. (hahahah)Β 

tahu reaksi ayah apa?Β 

Dengan gagah berani, ayah menuju kursi tempat ibu duduk dan menarik tangan ibu dan megatakanΒ 

“koΒ  calon biniΒ  den !”

Semua orang tertegun kata ibu, ibu diantar ayah pulang. Hingga akhirnya ayah setuju untuk melamar ibu. Akhirnya mereka menikah dan dikaruniai anak cewek pertamaΒ  namanya Yeyen yulianti, setahun setelah itu lahir anak kedua bernama Paldi wandra, 10 tahun setelah itu lahir elleanor (πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†)Β  8 tahun setelah itu lahir Andra ilyas .Β 

Hehehhw…Β 

Kayak sensus aja gw…Β 

Β